Masjid di Jawa Tengah

Masjid adalah tempat untuk beribadah kaum muslim. Ketika mau mendesain sebuah masjid harus memperhatikan beberapa hal, yaitu dalam segi keindahannya harus selau menampilkan corak agama islam itu sendiri tentunya. Saat ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk membangun masjid maupun musholla agar banyak orang yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu kontraktor kubah masjid  juga banyak. Kubah sendiri sebenarnya bukan warisan murni dari agama islam melainkan kubah pada zaman dahulu juga digunakan sebagai hiasan eksterior bangunan gedung dan tempat peribadatan orang non muslim juga menggunakan kubah.

Banyak peluang terfikirkan saat kita lihat suatu kubah masjid. Meskipun banyak bangunan- bangunan tempat beribadah yg tidak memakai kubah. Di negara indonesia bangunan kubah masjid masih tetap jadi satu diantara komponen pelengkap masjid. Semua hal dilakukan untuk memperindah bangunan masjid agar banyak orang yang datang untuk melakukan ibadah. Tempat untuk melakukan beribadah pastinya mempunyai berbagai macam type kubah. Karenanya pada sekarang ini kubah senantiasa di peranankan jadi petunjuk arah kiblat serta kubah juga di pakai jadi daya tarik umat  muslim selain itu pada bagian dalam kubah masjid dapat di hiasi dengan lampu gantung, tidak hanya berfungsi sebagai hiasan lampu gantung juga berguna untuk penerangan. Kubah pastinya terletak dibagian atas yang pada umumnya memiliki bentuk 1/2 lingkaran,  kerucut, maupun berbentuk bawang.

Arsitektur Masjid Jawa Tengah

 

Bentuk kubah masjid jawa tengah beraneka ragam yang membuat berbeda dengan kubah lainnya. Kubah sendiri dikenal oleh warga negara indonesia pada era ke 19. Serta satu diantaranya jadi ikon yang utama untuk di gunakan diatas bangunan masjid ataupun musholla. kubah masjid cantik yang begitu menarik yang ada di jateng yaitu kubah masjid agung semarang, masjid ini sudah dibuat pada tahun 2002 yang lau. Di sini anda juga akan ketahui latar belakang masjid agung jateng. awal mulanya pembangunan ini tidak terlepas dari tanah yang di wakafkan dan dipakaiuntuk membangun sebuah masjid. Masjid ini berada diatas tanah yang memiliki luas 10 ribu meter persegi  yang lalu mau dibuat suatu masjid yang motif ataupun desaiinnya di laksanakan oleh Ir. H. Ahmad Fanani. Pebangunan itu dikerjakan mulai sejak th. 2002 serta menggambil dana pembiayaan dari APBD daerah, untuk pemasangan tiang pertama yang di kerjakan oleh mentri agama republik indonesia yang pada waktu itu yaitu Prof. Dr. H. Said Agil Husen Al-Munawar, KH. MA. Sahal Mahfudz, dan H. Mardiyanto. Untuk arsitektur masjid yang di bangun mengacu pada suatu arsitektur yunani dan juga romawi yang pastinya juga di gabungkan dengan adat istiadat Jawa Tengah. Dalam eksterior dari latar belakang yang ada tidaklah heran bila masjid yang di bangun memerlukan biaya yag relatif besar dan bahkan langsung di resmikan oleh Presiden RI yang ketika itu merupakan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono atau lebih dikenal dengan SBY. Jika anda masuk masjid anda juga akan di lihatkan dengan keindahan kubah masjid yang memiliki diameter 20, serta sebuah menara yang memiliki tinggi 62 m. Tetapi pada lain bagian ada keistimewaan seperti satu menara yang terpisah dan terdapat di bagian selatan dengan ketinggian sekitaran 99 m. jadi sinyal asmaul husna. ada 25 pilar yang berwarna ungu yang di hiasi dengan kaligrafi ayat ayat suci dan nama nama Nabi serta Rasul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *